Perancangan Tekstur Aset Video Animasi “Si Mirah” Sebagai Elemen Visual Dalam Memperkenalkan Budaya Betawi Kepada Anak-Anak

Isi Artikel Utama

Vianty Rahayu
Dendi Pratama

Abstrak

Dalam industri animasi, kualitas visual memiliki peran penting untuk menarik perhatian, terutama pada animasi 3D yang ditujukan bagi anak-anak. Saat ini, banyak generasi muda lebih mengenal budaya luar dibandingkan budaya lokal, sehingga cerita rakyat seperti “Si Mirah” perlu diperkenalkan kembali melalui media yang menarik, seperti animasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tekstur aset visual dalam video animasi “Si Mirah” agar dapat memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Betawi dengan cara yang menyenangkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan perancangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara dengan pakar budaya serta pelaku industri animasi. Hasil akhir berupa video animasi berdurasi pendek yang ditayangkan melalui YouTube. Pengujian video animasi dilakukan di SDN Pancoran 07 dengan melibatkan siswa sekolah dasar sebagai audiens. Hasil menunjukkan bahwa animasi “Si Mirah” berhasil menarik perhatian anak-anak dan memperkuat pemahaman mereka terhadap budaya Betawi. Perancangan tekstur yang tepat mampu memperkuat karakter, merepresentasikan unsur budaya, serta meningkatkan daya tarik visual. Oleh karena itu, perancangan tekstur terbukti berperan penting dalam mendukung penyampaian nilai-nilai budaya Betawi kepada anak-anak. Animasi menjadi media pembelajaran yang relevan dan menarik untuk mengenalkan budaya lokal di era digital.

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

“Perancangan Tekstur Aset Video Animasi ‘Si Mirah’ Sebagai Elemen Visual Dalam Memperkenalkan Budaya Betawi Kepada Anak-Anak”. 2025. Sans 1 (1): 30-49. https://sans.trisaktimultimedia.ac.id/index.php/sans/article/view/39.